RSS

Maintenance And Repair

 

Fungsi Departement (Maintenance and Repair)

Maintenance adalah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga kondisi suatu barang agar dapat beroperasi sesuai dengan kemampuannya sampai waktu yang telah ditentukan pada spesifikasinya.

Repair adalah kegiatan mengganti atau memperbaiki sebagian dari peralatan yang rusak agar dapat beroperasi kembali sesuai fungsi dan kemampuannya seperti keadaan sebelum rusak.

Ada istilah maintenance corrective pada suatu proses maintenance and repair yaitu proses mengganti beberapa komponen yang rusak. Lalu, apa perbedaan maintenance corrective dengan perbaikan? Pada corrective maintenance, ada alat yang diganti. Namun alat yang diganti tersebut sebenarnya masih bisa berfungsi hanya saja performanya sudah mulai menurun. Bedanya dengan repair (perbaikan), alat yang diganti pada proses repair adalah alat yang sudah tidak dapat berfungsi bahkan menghambat kinerja suatu alat.

Tahap Maintenance Dan Repair

  1. Diagnosa : Kegiatan yang dilakukan untuk mendeteksi kesalahan
  2. Pengukurang/pengujian/troubleshooting
  3. Menentukan kerusakan
  4. Perbaikan/Perawatan

Tujuan Dari Maintenance Dan Repair

 

Tujuan utamanya adalah untuk memperpanjang lifetime suatu alat dan menjaganya agar tetap reliable. Oleh karena itu, reliabilitas suatu alat menjadi penting. Reliabilitas adalah kemampuan alat melakukan fungsinya tanpa kegagalan dengan batas waktu yang telah ditentukan. Maintenance yang baik adalah maintenance yang singkat sehingga downtime tidak terlalu lama dan fungsionalitas alat tetap terjaga. Downtime adalah waktu dimana alat tidak dapat dipergunakan karena perbaikan.

Ada 5 faktor yang menentukan lama downtime:

  1. Man power : Keahlian teknisi
  2. Material : ketersediaan komponen/bahan
  3. Machine : ketersediaan alat pendukung/tools
  4. Money : Ketersediaan budget untuk melakukan perbaikan
  5. Market : Pasar yang menjadi sumber material dan machine

Pada intinya maintenance dilakukan untuk menghindari kegagalan alat. Kegagalan Alat yang dimaksud disini  adalah akhir kemampuan suatu alat untuk melaksanakan fungsi yang dipersyaratkan.

Jenis-jenis Maintenance

Secara garis besar kegiatan perawatan dapat diklasifikasikan dalam dua macam yaitu: Perawatan terencana (planned maintenance) dan perawatan tidak terencana (unplanned maintenance).
Untuk lebih jelasnya mengenai pembagian strategi perawatan dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

klasif+perawatan.jpg (405×309)

1. Perawatan Terencana (Planned Maintenance)
Dalam perawatan terencana suatu peralatan akan mendapat giliran perbaikan sesuai dengan interval waktu yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga kerusakan besar dapat dihindari..
Perawatan terencana (planned maintenance) terbagi menjadi preventive maintenance dan corrective maintenance.

2. Perawatan Tidak Terencana (Unplanned Maintenance)
Perawatan tidak terencana ini membahas mengenai perawatan darurat dimana perawatan ini merupakan salah satu cara perawatan yang tidak direncanakan sebelumnya sehingga biasanya hal ini dilakukan saat mesin atau peralatan tersebut mengalami kegagalan atau kerusakan yang tidak terduga dan harus segera diperbaiki untuk mencegah akibat yang lebih serius lagi. Salah satu contoh perawatan tidak terencana adalah emergency maintenance. Emergency maintenance adalah pekerjaan perbaikan yang harus segera dilakukan karena terjadi kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.
Istilah-istilah Maintenance

  • Avalabality

Adalah Perioda waktu dimana alat/fasilitas dalam keadaan siap untuk dipakai/dioperasikan

  • Downtime

Adalah Perioda waktu dimana alat/fasilitas dalam keadaan tidak dapat dipakai/dioperasikan.

  • Breakdown

Adalah aktivitas maintenance (pemeliharaan) yang dilakukan sebagai reaksi atau tindakan segera yang menduduki prioritas utama untuk mengembalikan kondisi peralatan atau mesin pada kondisi atau keadaan normal setelah mengalami kegagalan fungsi yang mengakibatkan peralatan tersebut berhenti beroperasi.

  • Overhaul

Adalah Pemeriksaan dan perbaikan secara menyeluruh thdap suatu fasilitas atau sebagian dari fasilitas shgg mencpai standard yang di terima.

  • Maintainability

adalah probabilitas pada kegagalan suatu item untuk dikembalikan kepada kondisi awal operasional.

  • Reliability

adalah probabilitas suatu item untuk bekerja secara normal untuk jangka waktu operasional.

  • Mission time

adalah waktu operasional suatu item.

  • Logistictime

adalah Sebagian waktu downtime yang digunakan untuk menunggu spare part

  • Failure

adalah ketidakmampuan suatu item untuk beroperasi.

 

  • Serviceability

adalah Tingkat kemudahan atau kesulitan pada item yang dapat dikembalikan ke kondisi kerjanya.

 

  • Redundancy

adalah keberadaan lebih dari satu alat untuk mencapai satu fungsi yang ditentukan.

 

  • Failure Mode

adalah keadaan abnormal dari kinerja suatu item yang menjadi pertimbangan pada item tersebut karena menyebabkan kegagalan.

 

  • Useful life

adalah Jarak waktu suatu item beroperasi dan berproduksi.

 

  • Corrective Maintenance

 adalah maintenance yang tidak terjadwal untuk mengembalikan pada peforma semula.

 

  • Continuous task

adalah Sebuah kegiatan yang mlibatkan monitoring terhadap suatu item.

 

  • Active repair time

adalah periode saat downtime saat manpower bekerja memperbaiki suatu item.

 

  • Inspection

adalah observasi secara kualitatif dari kondisi item.

Keuntungan- keuntungan yang akan diperoleh dengan adanya Maintenance and Repair adalah sebagai berikut :

  1. Mesin dan peralatan produksi yang ada dalam perusahaan yang bersangkutan akan dapat dipergunakan dalam jangka waktu panjang,
  2. Pelaksanaan proses produksi dalam perusahaan yang bersangkutan berjalan dengan lancar,
  3. Dapat menghindarkan diri atau dapat menekan sekecil mungkin terdapatnya kemungkinan kerusakan-kerusakan berat dari mesin dan peralatan produksi selama proses produksi berjalan,
  4. Peralatan produksi yang digunakan dapat berjalan stabil dan baik, maka proses dan pengendalian kualitas proses harus dilaksanakan dengan baik pula,
  5. Dapat dihindarkannya kerusakan-kerusakan total dari mesin dan peralatan produksi yang digunakan,
  6. Apabila mesin dan peralatan produksi berjalan dengan baik, maka penyerapan bahan baku dapat berjalan normal
 
Leave a comment

Posted by on March 8, 2017 in life

 

Kesimpulan Dan Saran Tune Up engine Konvensional

 

A. Kesimpulan

 

Tune Up adalah pekerjaan servis ringan mesin yang bertujuan untuk mendapatkan performa mesin yang maximal, dan juga menjaga agar mesin tetap dalam kondisi yang baik dan prima. Karena mesin dioperasikan secara terus menerus, maka akan memungkinkan terjadinya penurunan peforma mesin.

B. Saran

 

Hendaknya tune up di lakukan secara berkala, hal ini bertujuan agar mobil ketika akan digunakan selalu dalam kondisi yang prima dan maksimal.

 

 
Leave a comment

Posted by on January 18, 2017 in life

 

PERBEDAAN LED TV dan LCD TV

Era TV Tabung yang sudah berpuluh tahun menjadi perangkat elektronik keluarga favorit untuk menghadirkan tayangan hiburan segera berakhir dalam beberapa waktu ke depan. Standar baru siaran digital yang saat ini sudah memasuki tahapan uji-coba di ibukota dan akan menyusul kota-kota lain dalam waktu dekat nampaknya memicu percepatan pergeseran untuk menggunakan perangkat TV Digital seperti  LCD TV, dan teknologi terbaru LED TV.

Selain itu, berbagai keunggulan yang ditawarkan juga melambungkan popularitas TV layar datar dari ketiga jenis teknologi tersebut, antara lain: ukuran yang tipis, ringan, dan dapat digantungkan di tembok. Ukuran layar yang besar juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar tanyangan televisi. Tidak ketinggalan pula fitur hemat energi yang ditawarkan, yang memungkinkan penghematan konsumsi listrik.

Membeli Televisi Digital, nampaknya bagi sebagian orang cukup menyulitkan, karena munculnya berbagai terminologi baru yang membingungkan, dimana seringkali teknologi yang sama mendapat label yang berbeda di antara produsen yang berbeda. Salah satu yang paling membingungkan adalah perbedaan antara LCD TV dan LED TV .

Apa sebenarnya perbedaan antara ketiga jenis TV layar datar tersebut? Manakah diantara ketiga jenis TV tersebut yang layak untuk dibeli? Berikut adalah deskripsi dan perbedaan LCD TV, dan LED TV.

LCD TV

Hasil gambar untuk lcd tv

LCD TV yang di pasaran tampil lebih dulu dari Plasma mengalami penurunan popularitas sejak kemunculan Plasma TV mengingat berbagai kelebihan yang ditawarkan dibandingkan LCD generasi awal. Dengan harga yang jauh lebih mahal untuk ukuran yang lebih kecil, membuat penjualan Plasma meningkat.

Namun demikian, pada perkembangan selanjutnya, LCD TV dengan harga ekonomis dengan berbagai kemajuan teknis, membuat konsumen kembali beralih ke LCD TV. Seiring dengan kemunculan HDTV dan Full HD TV di jajaran produk LCD TV, diikuti dengan ukuran yang besar, harga LCD TV pun juga semakin masuk akal di kantong konsumennya.

Pada dasarnya LCD TV bekerja dengan memproduksi gambar hitam dan berwarna dengan melakukan seleksi cahaya yang dipancarkan oleh serangkaian lampu teknologi CCFLs (Cold Cathode Fluorescent Lamps) di belakang layar. Jutaan lampu tersebut akan dinyalakan dan dimatikan melalui LCD shutter dengan melewatkan cahaya putih dengan  intensitas tertentu. Setiap shutter akan digabungkan dengan filter warna yang akan melewatkan warna Red, Green, dan Blue (RGB). Shutter dan Filter yang masing-masing merupakan sub-pixel ini berukuran sangat kecil, dan secara kasat mata membentuk gabungan yang disebut dengan pixel [3].

Keunggulan LCD TV

  • Menghasilkan warna yang lebih realistis
  • Teknologi anti glare (tanpa bayangan)
  • Tersedia mulai ukuran kecil hingga besar
  • Tidak ada radiasi yang dipancarkan
  • Dapat digunakan sebagai monitor komputer
  • Kebutuhan sumber daya listrik yang lebih rendah dibanding Plasma

Kelemahan LCD TV

  • Kualitas gambar akan menurun apabila dilihat pada sudut pandang yang lebar
  • Untuk ukuran yang besar, harganya lebih mahal apabila dibandingkan dengan Plasma TV
  • Refresh Rate dan Response Time yang jauh lebih rendah dibandingkan Plasma, sehingga kadang menghasilkan gambar yang kabur

 

LED TV

Hasil gambar untuk led tv

Beberapa tahun terakhir, pasar televisi digital diramaikan dengan hadirnya sebuah teknologi televisi layar datar yang oleh beberapa vendor elekronik terkemuka disebut dengan LED TV. Vendor yang paling agresif dalam menggelontorkan TV dengan teknologi baru ini antara lain: Samsung Electronics, LG Electronics, Toshiba, dan berbagai vendor terkemuka lainnya.

Pada dasarnya sebenarnya LED TV merupakan pengembangan dari  LCD TV dimana jenis ini menggunakan LED Backlight sebagai pengganti cahaya fluorescent yang digunakan pada jenis LCD TV sebelumnya. Ada dua macam bentuk LED TV yang beredar di pasaran: RGB LED dengan LED yang diletakkan di belakang panel layar, atau EDGE-LED dimana LED diletakkan di sekeliling layar [5].

Kelebihan LED TV

  • Tingkat contrast yang jauh lebih tinggi dibandingkan LCD TV, setara atau bahkan lebih tinggi daripada Plasma TV
  • Memungkinkan produsen untuk memproduksi televisi layar datar dengan ukuran super tipis, dengan ketebalan sekitar 2.5 cm
  • Lebih ramah lingkungan
  • Konsumsi listrik yang lebih rendah sekitar 20-30% dibandingkan LCD TV konvensional
  • Berbagai produk LED TV dari vendor terkenal menawarkan fitur pemrosesan gambar digital, fitur Digital TV Tuner, dan berbagai fitur terbaru lainnya.

Kelemahan LED TV

  • Harga yang lebih mahal, pada saat ini untuk ukuran yang sama, harga LED TV yang termurah sekitar 1,5 kali lipat LCD TV konvensional
  • [UPDATED Oct 17, 2011]: Harga yang sedikit lebih mahal, untuk ukuran dan fitur yang sama, harga LED TV yang termurah sekitar 20% lebih mahal dibanding LCD TV konvensional

Kesimpulan

Secara umum LED TV menawarkan kualitas gambar yang lebih baik apabila dibandingkan dengan LCD TV, khususnya untuk contrast gambar serta kesempurnaan warna hitam, , meskipun bagi sebagian besar orang perbedaan itu tidak terlalu nampak. Hal ini disebabkan karena kualitas LCD TV yang sudah cukup memadai. Apabila dibandingkan dengan plasma, kualitas yang ditawarkan juga setingkat atau bahkan lebih, mengingat LED TV terbaru menawarkan berbagai fitur tambahan untuk mengolah gambar.

Perbedaan harga yang cukup mencolok dengan LCD TV, tidak menyurutkan sebagian orang untuk membeli LED TV, mengingat penampilan LED TV yang lebih tipis dan dengan desain terbaru. Bagi sebagian orang lain yang menempatkan harga di atas berbagai kriteria pembelian TV, nampaknya LCD TV masih menjadi pilihan utama.

Perbedaan daya yang dipakai pada LED TV dan LCD TV

Hasil gambar untuk perbedaan  tv led dan lcd

Dilihat dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan daya dari tv LED lebih hemat dibandikan dengan TV LCD .

Resolusi
Resolusi menunjukan jumlah pixel yang dapat ditampilkan oleh suatu layar. Makin besar resolusinya, makin tajam gambar yang dihasilkan. Akan tetapi, makin meningkatnya resolusi berakibat kepada makin meningkatnya harga dari suatu layar.

Resolusi ditentukan oleh aspect ratio (rasio panjang dan lebar) dari suatu layar. Aspect ratio yang lazim digunakan saat ini pada TV atau Monitor adalah 16:9. Beberapa monitor memiliki aspect ratio yang lebih variatif dibandingkan TV. Beberapa monitor ada yang memiliki aspect ratio 16:10, 21:9, dsb.

Perbedaan

Hasil gambar untuk perbedaan resolusi gambar tv led dan lcd

Monitor LCD dapat menghasilkan rasio kontras 20:000, LED dapat menghasilkan 2.000:000 rasio kontras sehingga layar LED dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam dan jelas .

Referensi:

 

 
Leave a comment

Posted by on November 30, 2016 in life

 

Perbedaan Baterai AA biasa,Alkalin Dan Rechargable

Kali ini kita akan membahas tentang beberapa jenis baterai dan perbedaan ukurannya. Mungkin diantara para pembaca terkadang masing bingung dengan jenis-jenis baterai yang terdapat dalam alat elektronik dan gadgetnya, tidak mengetahui mana baterai yang bisa di isi ulang (charge) mana yang tidak. Atau mungkin diantara kita ketika akan membeli baterai di sebuah toko atau warung kecil kita hanya menyebutkan ukuran baterainya saja seperti “baterai kecil”, “baterai sedang” atau “baterai besar”, padahal berdasarkan ukuran baterai memiliki kode seperti “AA”, “AAA” “C”, dll. Baiklah ini jenis-jenis baterai menurut pengkodeannya :
Nama umum
Nama IEC
(Bahan kimia yang digunakan)
Kapasitas yg umum (mAh)
Dimensi-mm
(Diameter x Tinggi)
AAA
R03 (Zinc-carbon) LR03 (Alkaline) HR03 (Ni-MH) KR03 (Ni-Cd) ZR03 (Ni-OOH) FR03 (Li-FeS2)
540
1200
800 – 1000
10,5 x 44,5
AA
R6 (Zinc-carbon) LR6 (Alkaline) FR6 (Li-FeS2) HR6 (Ni-MH) KR6 (Ni-Cd) ZR6 (Ni-OOH)
1100
2700
3000
1700 – 2900
600 – 1000
14,5 x 50,5
C
R14 (Zinc-carbon) LR14 (Alkaline) HR14 (Ni-MH) KR14 (Ni-Cd) ZR14 (Ni-OOH)
3800
8000
4500 – 6000
26,5 x 50
D
R20 (Zinc-carbon) LR20 (Alkaline) HR14 (Ni-MH) KR14 (Ni-Cd) ZR14 (Ni-OOH)
8000
12000
2200 – 12000
34,2 x 61,5
9V
6F22 (Zinc-carbon) 6LR61 (Alkaline) 6KR61 (Ni-Cd) 6HR61 (Ni-MH)
400
565
120
175 – 300
Panjang = 26,5
Lebar = 17,5
Tinggi = 48,5
keterangan :
AAA : Baterai “AAA” merupakan baterai berbentuk tabung paling kecil yang biasanya digunakan untuk remote TV.
AA : Baterai AA lebih besar dari AAA baterai ini biasanya digunakan dalam jam weker.
C : Baterai C biasanya digunakan dalam lampu center berukuran sedang.
D : Baterai D biasanya digunakan dalam lampu center berukuran besar atau pada radio tape.
9V : Baterai 9V biasa juga disebut baterai kotak, biasanya digunakan dalam gitar elektrik atau efek gitar.
Untuk membedakan baterai mana yang bisa di isi ulang atau tidak berikut akan saya paparkan baterai menurut bahan pembuatannya :

Baterai sekali pakai

1. Baterai Zinc-Carbon Baterai ini terkadang disebut “Heavy Duty” baterai dengan bahan ini biasanya dengan mudah kita temui di toko-toko. Bahan pembuatan terdiri dari bahan Zinc yang berfungsi sebagai Terminal Negatif dan juga untuk pembungkus Baterainya. Untuk bahan Terminal Positifnya adalah terbuat dari Karbon dengan bentuk Batang (rod).
 
2. Baterai Alkaline Baterai Alkaline dapat bertahan lebih lama jika dibandingkan dengan baterai Zinc-Carbon. Bahan elektrolit-nya adalah Potassium hydroxide yang merupakan Zat Alkali (Alkaline). sekarang banyak baterai yang menggunakan Alkalline sebagai Elektrolit, tetapi mereka menggunakan bahan aktif lainnya sebagai Elektrodanya.
3. Baterai Lithium Baterai lithium memiliki daya tahan lebih baik dari alkaline, penggunaannya pun bisa sampai bertahun-tahun, baterai jenis ini juga bisa kita temui pada jam tangan, baterai berbentuk bulat seperti kancing atau koin (coin battery). Baterai jenis Lithium juga sering digunakan untuk aplikasi Memory Backup pada Mikrokomputer. Baterai Lithium biasanya dibuat seperti bentuk Uang Logam atau disebut juga dengan Baterai Koin (Coin Battery).
4. Baterai Silver Oxide Baterai Silver Oxide jarang kita temui karena bahan Perak (Silver) pada baterai membuat baterai jenis ini tergolong sangat mahal. Baterai Silver Oxide digunakan untuk menghasilkan Energi akan tinggi tetapi dengan bentuk yang relatif kecil dan ringan. Baterai jenis Silver Oxide ini sering juga dibuat berbentuk Baterai Koin (Coin Battery) / Baterai Kancing (Button Cell). Penggunaan Silver Oxide biasa untuk Jam Tangan, Kalkulator maupun aplikasi militer.

Baterai isi ulang (Rechargeable)

1. NiCD (nickel-cadmium battery / Nicad ) Sebenarnya baterai jenis ini sekarang sudah jarang sekali kita temui, bahkan kini penggunaan telah dilarang dalam perangkat gadget Baterai Ni-Cd (NIcket-Cadmium) adalah jenis baterai sekunder (isi ulang) yang menggunakan Nickel Oxide Hydroxide dan Metallic Cadmium sebagai bahan Elektrolitnya. Baterai Ni-Cd memiliki daya tahan sangat lama, dulu baterai ini juga sering digunakan untuk gadget seperti handphone. Baterai Ni-Cd memiliki kemampuan discharge sendiri (self discharge) sekitar 30% per bulan saat tidak digunakan. Baterai ini sudah tak lagi digunakan karena mengandung 15% racun yaitu bahan Carcinogenic Cadmium yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan berbahaya untuk lingkungan Hidup.
 
2. Baterai Ni-MH (Nickel-Metal Hydride) Penggunaan baterai Ni-MH sering kita jumpai pada handphone jadul tahun 80-90an, seperti pada handphone jadul ericsson. Pada masa sekarang baterai Ni-MH sering digunakan untuk beberapa jenis gadget seperti kamera DSLR atau radio komunikasi. Baterai Ni-MH (Nickel-Metal Hydride) memiliki keunggulan tahan lama serta siklus charge yang banyak artinya baterai Ni-MH bisa di charge sampai ratusan hingga ribuan kali. Baterai Ni-MH memiliki Self-discharge sekitar 40% setiap bulan jika tidak digunakan.
3. Baterai Li-Ion (Lithium-Ion) Untuk baterai Li-ion tentu saja kita pasti sering menemuinya, gadget-gadget masa kini seperti pada handphone, kamera digital, lampu led, laptop, dll, sebagian besar menggunakan baterai jenis ini. Baterai Li-Ion memiliki daya tahan siklus yang tinggi, lebih ringan sekitar 30%, juga menyediakan kapasitas lebih besar jika dibandingkan dengan Baterai Ni-MH. Rasio Self-discharge adalah sekitar 20% per bulan.
 
4. Baterai Li-po (Lithium polymer) Baterain Li-po merupakan perkembangan dari Li-ion, Perbedaan utamanya adalah lithium – salt elektrolit tidak ditempatkan dalam organic solvent tetapi dalam polimer padat komposit misalnya polietilen oxide atau polyacrylonitrile . Keunggulannya li-po dapat didesain dengan lebih rendah biaya pembuatan, memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai kemasan, dan kekasaran. Walau sangat ramah lingkungan, dalam penggunaan Li-po harus ekstra hati-hati mengingat sifatnya yang cukup “liquid” dengan tekanan cukup keras dapat menyebabkan bentuk baterai berubah seperti menjadi kembung.   Untuk baterai isi ulang tidak hanya berbentuk tabung seperti pada baterai sekali pakai, karena biasanya memiliki rangka untuk menyesuaikan dengan bodi alat elektronik yang digunakan, seperti pada baterai handphone dengan berbagai bentuk dan ukurannya.
Demikian penjelasan tentang baterai, semoga kita tidak salah lagi dalam memilih baterai untuk digunakan, di masyarakat terkadang masih banyak yang bingung dan salah menafsirkan, contohnya masih banyak yang menyangka bahwa baterai alkaline merupakan baterai yang dapat diisi ulang. Jika membeli baterai tabung, sebaiiknya baca dahulu keterangannya, jika dalam kemasan baterai tersebut terdapat tulisan “rechargeable” itu artinya baterai bisa diisi ulang, ingat juga bahwa baterai dapat meledak, gunakan secara benar, gunakanlah charger yang sesuai dengan jenis baterai.
 
Leave a comment

Posted by on November 13, 2016 in life

 

Perbedaan CISC dan RISC

  1. CISC ( Complex Instruction Set Computing )

 

Complex Instruction Set Computing (CISC) atau kumpulan instruksi komputasi kompleks. Adalah suatu arsitektur komputer dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memori (load), operasi aritmatika, dan penyimpanan ke dalam memori (store) yang saling bekerja sama.

 

Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu instruksi cukup dengan beberapa baris bahasa mesin yang relatif pendek sehingga implikasinya hanya sedikit saja RAM yang digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi tersebut. Arsitektur CISC menekankan pada perangkat keras karena filosofi dari arsitektur CISC yaitu bagaimana memindahkan kerumitan perangkat lunak ke dalam perangkat keras.

 

Karakteristik CISC

Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat

Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan

 

Ciri-ciri

Jumlah instruksi banyak

Banyak terdapat perintah bahasa mesin

Instruksi lebih kompleks

 

Pengaplikasian CISC yaitu pada AMD dan Intel

 

 

 

2. RISC (Reduced Instruction Set Computer)

 

RISC singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya.

 

Sejarah RISC

 

Proyek RISC pertama dibuat oleh IBM, stanford dan UC –Berkeley pada akhir tahun 70 dan awal tahun 80an. IBM 801, Stanford MIPS, dan Barkeley RISC 1 dan 2 dibuat dengan konsep yang sama sehingga dikenal sebagai RISC.

 

RISC mempunyai karakteristik :

  • one cycle execution time : satu putaran eksekusi. Prosessor    RISC mempunyai CPI (clock per instruction)

atau waktu per instruksi untuk setiap putaran. Hal ini dimaksud untuk mengoptimalkan setiap instruksi pada

CPU.

  • pipelining:adalah sebuah teknik yang memungkinkan dapat melakukan eksekusi secara simultan.Sehingga proses instruksi lebih     efiisien
  • large number of registers: Jumlah register yang sangat banyak. RISC di Desain dimaksudkan untuk dapat menampung jumlah register yang sangat banyak untuk mengantisipasi agar tidak terjadi interaksi yang berlebih dengan memory.

 

 

Ciri-ciri

Instruksi berukuran tunggal

Ukuran yang umum adalah 4 byte

Jumlah pengalamatan data sedikit,

Tidak terdapat pengalamatan tak langsung

Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika

Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi

Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.

Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .

 

Pengaplikasian RISC yaitu pada CPU Apple

 

 

 

Perbedaan RISC dengan CISC dilihat dari segi instruksinya :

 

RISC ( Reduced Instruction Set Computer )

– Menekankan pada perangkat lunak, dengan sedikit transistor

– Instruksi sederhana bahkan single

– Load / Store atau memory ke memory bekerja terpisah

– Ukuran kode besar dan kecapatan lebih tinggi

– Transistor didalamnya lebih untuk meregister memori

 

CISC ( Complex Instruction Set Computer )

– Lebih menekankan pada perangkat keras, sesuai dengan takdirnya untuk pragramer.

– Memiliki instruksi komplek. Load / Store atau Memori ke Memori bekerjasama

– Memiliki ukuran kode yang kecil dan kecepatan yang rendah.

– Transistor di dalamnya digunakan untuk menyimpan instruksi – instruksi bersifat komplek.

 

 

Contoh-contoh RISC dan CISC:

 

RISC :

  1. Komputer vektor
  2. Mikroprosesor Intel 960
  3. Itanium (IA64) dari Intel Corporation
  4. Power PC dari International Business Machine, dll.

 

CISC :

  1. Prosesor system/360
  2. Prosesor VAX
  3. Prosesor PDP-11
  4. CPU AMD
  5. Intel x86, dll.

 

SUMBER : http://malica29.blogspot.com/2013/05/perbedaan-cisc-dan-risc.html

 

 
Leave a comment

Posted by on November 13, 2016 in life

 

Perbedaan Xiaomi Mi4i dan Mi4C

Perbedaan Xiaomi Mi 4c vs Xiaomi Mi 4i – Belum lama ini Xiaomi telah meluncurkan smartphone kelas menengah baru yang dibekali spesifikasi yang tak jauh berbeda dengan ponsel flagship, yakni Mi 4c. Penampilan fisik atau desain dari Xiaomi Mi 4c ini sangat mirip atau mungkin bisa dikatakan identik dengan Mi 4i yang telah dirilis lebih dulu. Dukungan spesifikasi yang lebih mumpuni, fitur yang lebih lengkap, dan kemampuan kamera yang lebih matang, Xiaomi menjual Mi 4c dengan harga yang lebih mahal. Saat ini ponsel Mi 4c baru tersedia di wilayah China atau Tiongkok saja. Lalu apa saja perbedaan Xiaomi Mi 4c vs Xiaomi Mi 4i? Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas perbedaan ponsel Xiaomi Mi 4c vs Xiaomi Mi 4i.


Xiaomi Mi 4c

Spesifikasi Xiaomi Mi 4c

xiaomi-mi4i-2

  • Sistem Operasi Android 5.1.1 Lollipop dengan antarmuka MIUI v7
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 808 dengan prosesor hexa-core 64-bit yang terdiri dari quad-core ARM Cortex A53 1,4Ghz dan dual-core ARM Cortex-A57 1,8GHz
  • Grafis Adreno 418
  • Kamera 13 megapiksel phase-detection autofokus dilengkapi dual-tone LED flash, sensor Sony IMX258/Samsung S5K3M2 dengan aperture f/2.0. Kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/1.8
  • Layar 5 inci, dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel, kerapatan 441 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS, OGS, Corning Concore Glass
  • Memori RAM 2GB/32GB, memori internal 16GB/32GB tanpa slot microSD
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, dual SIM
  • Dimensi 138.1 x 69.6 x 7.8 mm dan berat 130 gram
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Baterai 3080mAh lithium polymer

Spesifikasi Xiaomi Mi 4i

xiaomi-mi-4c-3

  • Sistem Operasi Android 5.0 Lollipop dengan antarmuka MIUI v6
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 615 2nd gen dengan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A53 1,7GHz dan quad-core ARM Cortex-A53 1,1GHz
  • Grafis Adreno 405
  • Kamera 13 megapiksel autofokus dilengkapi dual-tone LED flash, sensor Sony/Samsung aperture f/2.0. Kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/1.8
  • Layar 5 inci, dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel, kerapatan 441 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS, OGS, Corning Concore Glass
  • Memori RAM 2GB, memori internal 16GB tanpa slot microSD
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, dual SIM
  • Dimensi 138.1 x 69.6 x 7.8 mm dan berat 130 gram
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Baterai 3120mAh lithium polymer

 

Perbedaan Xiaomi Mi 4c vs Xiaomi Mi 4i

Sisi layar, baik Xiaomi Mi 4c atau Xiaomi Mi 4i yang dibekali dengan layar berukuran 5 inci yang disematkan resolusi full HD 1920 x 1080 piksel yang menggunakan panel IPS (In-Plane Switching) buatan Sharp/JDI yang dipadukan dengan perlindungan OGS (One Glass System) dari Corning Concore Glass. Xiaomi membekali Mi 4c dengan sistem operasi Android 5.1 Lollipop dengan balutan antarmuka MIUI v7 yang baru saja diluncurkan. Sedangkan Xiaomi Mi 4i menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop dengan antarmuka MIUI v6 yang nantinya juga akan mendapatkan update MIUI v7 jika telah mencapai versi final.

Kinerja yang ditawarkan oleh ponsel Xiaomi Mi 4c lebih tinggi dari Mi 4i menurut Tuxlin News karena ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 808 yang mengusung prosesor hexa-core 64-bit yang terdiri dari quad-core ARM Cortex A53 1,4Ghz dan dual-core ARM Cortex-A57 1,8GHz dan dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB/3GB. Sisi grafis, ponsel ini mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit) dari Adreno 418. Sedangkan Xiaomi Mi 4i didukung chipset Qualcomm Snapdragon 615 generasi kedua yang telah ditingkatkan performanya dengan prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 1,7GHz dan quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 1,1GHz, serta didukung oleh pengolah grafis dari Adreno 405 dan memori RAM sebesar 2GB LPDDR3.

Kemampuan kamera Xiaomi Mi 4c cukup menarik dengan dukungan kamera belakang berkekuatan 13 megapiksel menggunakan sensor Sony Exmor IMX258 atau Samsung S5K3M2 ISOCELL yang dilengkapi phase-detection autofokus dengan aperture f/2.0 yang diperkuat oleh dual-tone LED flash. Ponsel cerdas Xiaomi Mi 4c juga diperkuat oleh kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/1.8 untuk foto selfie. Sedangkan Xiaomi Mi 4i juga didukung kamera utama 13 megapiksel yang konon menggunakan sensor Sony IMX214 dengan aperture f/2.0. Ponsel ini juga diperkuat oleh kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/1.8 untuk foto selfie. Tuxlin News tak dapat menilai kemampuan kamera keduanya jika belum memegang langsung.

Xiaomi Mi 4c tersedia dalam dua varian memori internal, yakni 16GB dan 32GB tanpa kehadiran slot microSD untuk ekspansi memori eksternal. Sama dengan Mi 4c, ponsel Xiaomi Mi 4i juga tidak dilengkapi dengan slot microSD. Namun, Mi 4i hanya tersedia dalam satu varian saja dengan kapasitas memori internal 16GB. Kapasitas baterai Xiaomi Mi 4i sedikit lebih besar dari Mi4, yakni 3120mAh. Xiaomi Mi 4c sendiri didukung baterai berkapasitas 3080mAh saja.
Ada beberapa fitur Xiaomi Mi 4c yang tak dimiliki oleh Mi 4i, yakni dukungan memo RAM 3GB untuk varian 32GB dan kehadira IR blaster. Selain itu, Xiaomi Mi 4c sudah menggunakan port USB Type-C yang mulai diadopsi oleh ponsel masa kini. Salah satu fitur baru yang diusung oleh Xiaomi Mi 4c adalah Edge Tap yang memungkinkan pengguna melakukan double-tap pada sisi samping ponsel untuk Back dan single-tap untuk mengambil foto selfie.

Harga Xiaomi Mi 4c vs Xiaomi Mi 4i

Harga ponsel Xiaomi Mi 4c berdasarkan informasi yang Tuxlin News terima adalah $205 atau sekitar Rp 2,9 juta untuk varian RAM 2GB ROM 16GB dan $235 atau Rp 3,4 juta untuk varian RAM 3GB ROM 32GB. Sedangkan ponsel Xiaomi Mi 4i di Indonesia di jual dengan harga resmi Rp 2.799.000 atau tepatnya Rp 2,8 juta.

Namun, harga Xiaomi Mi 4c tidak bisa digunakan sebagai patokan mengingat harga tersebut berlaku di China. Jika mungkin Xiaomi melepas Mi 4c di Indonesia, maka harganya bisa lebih mahal. Terlepas dari harganya yang lebih mahal, Xiaomi Mi 4c menawarkan lopatan spesifikasi dan kinerja yang signifikan jika dibandingkan dengan Mi 4i, sehingga sangat layak dipertimbangkan jika dirilis di tanah air nanti.

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2016 in life

 

Perbandingan Vespa Sprint dengan Vespa Sprint Veloce

VESPA 150 SPRINT VELOCE

       

*Vespa Sprint 150 Veloce                                                      *Vespa Sprint 150
Diproduksi antara tahun 1969 hingga 1979 mesin Vespa Sprint 150 Veloce dirancang lebih dahsyat ketimbang Vespa 150 Sprint. Dimana salah satunya adalah dengan ditanamkannya karburator berukuran 20/20 dan saringan karburator yang diperbesar.
Perubahan lainnya adalah pada knalpot yg lebih besar sehingga menghasilkan suara berbeda dari serie sebelumnya. Dengan top speed mesin mencapai 97km/h, ukuran body Vespa 150 Sprint Veloce sama dengan Vespa 150 Sprint. Veloce memiliki model baru dalam bentuk lampu depan yang membulat dengan lingkaran 130mm dan dilindungi oleh ring lampu beraksen krum. Terdapat lampu kecil yang tersambung dengan lampu depan, berwarna hijau dikelilingi oleh ring alumunium di stang bagian atas speedometer.
Speedometerpun mengalami perubahan yang kontras dibandingkan dengan Vespa 150 Sprint. Speedometer veloce dirancang sama dengan model Vespa Super serie terakhir yang berbentuk lebih kecil (clamshell), mempunyai warna putih fascia dengan maximum angka tertera 120 km/h.
Sama halnya dengan Vespa 150 Sprint, veloce memiliki logo model baru yang berbentuk hexagonal (cung) tersematkan didepan mengganti logo P/ seperti serie vespa keluaran sebelumnya.
Dengan tidak menyertakan kembali striping alumunium yang terdapat pada spakbor depan dan box kiri-kanan. Pada awal produksinya, model handgrip veloce berwarna abu-abu terang dengan lambang Piaggio hexagonal didalamnya. Pada saat perjalanan produksi warna handgrip diganti hitam juga speedometer dan karet box kiri-kanannya.
Lampu belakang yang berbentuk kotak besar seakan menyembul dari body bagian belakang berwarna merah menyala dengan reflector menyatu didalamnya dan dilindungi oleh tutup yang terbuat dari bahan plastic pada bagian atasnya dengan warna senafas warna body.
Pada perkembangannya motif tulisan bagian depan dan belakangpun ikut berubah. Tulisan vespa bagian depan menggunakan font yang lebih tegas beraksen krum dimana setiap hurufnya seakan disatukan oleh plat yang berbintik halus dan berwarna hitam dengan posisi horizontal. Sementara itu pada bagian belakang tertulis vespa v. beraksen krum ter-emboss yang dibingkai dengan bentuk segi empat memanjang dimana dasar dari tulisan tersebut berwarna hitam berbintik halus dengan posisi horizontal. Adapun bahan dan material dari pada tulisan tersebut sama dengan serie sebelumnya.
Lapisan krum terdapat pada bagian-bagian yang antara lain ring lampu depan, tutup kunci stang dan kunci box bagasi. Lapisan beraksen seng terdapat pada bagian standar, shockbreaker dan per bagian depan, baut dan mur, dan tutup bak presneleng. Aksen phosfor menghiasi shock bagian belakang (termasuk per, baut dan mur), per standar dan mur baut bagian mesin. Kesan warna metal halus terdapat pada gagang rem depan dan kopling, pedal rem belakang, gantungan barang, jengger spakbor, selahan, kunci box mesin, kuku macan dan puteran kunci tangki. Sementara itu lapisan stainless terkesan pada rumah saklar dan lis karpet karet tengah.
Adapun nomor serial body Vespa 150 Sprint Veloce terukir dibagian kiri dibawah box bagasi dengan kode VLB1T 0150001-VLB1T 0368119. Pada perkembangannya seiring dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada beberapa bagian sebagaimana tersebut diatas, nomor serial body pindah posisi ke sebelah kanan box mesin sama seperti produk-produk piaggio era 1980’an.
Namun demikian nomor mesin tetap berada di bagian paha ayam mesin dekat pipa saluran knalpot. Bagian lain yg memiliki warna alumunium adalah velg, tromol, tutup kipas, fork depan, dan warna lapisan anti karatnya adalah abu-abu.
Seiring dengan warna-warninya kehidupan generasi 1970’an yang dikenal dengan flower generation, Piaggio menangkap semangat ini melalui pengaplikasian warna-warna cerah dalam produk Vespa 150 Sprint Veloce. Apabila pada Vespa 150 Sprint hanya tersedia satu warna saja (silver metalik), tidak demikian halnya dengan Vespa 150 Sprint Veloce.
Veloce dari tahun ke tahun memiliki option warna yang berbeda-beda antara lain sebagai berikut: 1969-1970 warna silver metalik, 1970-1971 biru, 1971-1972 metalik putih rembulan, 1972-1973 merah, 1973-1975 hijau ascott, 1975-1976 hijau valombrossa, 1976-1979 biru marine dan abu-abu polaris.

Berikut ini adalah perbedaan spesifikasi yang menyertai Vespa 150 Sprint dengan Vespa 150 Sprint Veloce:

VESPA 150 SPRINT
Produksi: 1965-1974

  • engine: single cylinder, 2-stroke
  • cylinder bore: 57,0 mm
  • piston stroke: 57,0 mm
  • cubic capacity: 145.45 cc
  • bhp at rpm: 2/4800
  • lubrication: 2%
  • carburetor: Dell’Orto SHB 16/10
  • gears: 4
  • chassis: one-piece metal pressing
  • Tank Capacity: 7,7litres (1.97 US gallons)
  • mileage: 2,1l/100Km (112mpg)
  • tires: 3.5 x 10″
  • weight: 89 kg (172lbs)
  • max. speed: 94 km/h (57mph)
  • Engine scheme: VLB1M
  • VIN scheme: VLB1T 1001-1205477
VESPA 150 SPRINT VELOCE
Produksi: 1969-1979

  • engine: single cylinder, 2-stroke
  • cylinder bore: 57 mm
  • piston stroke: 57 mm
  • cubic capacity: 145.45 cc
  • bhp at rpm: 8/5000
  • lubrication: 2%
  • carburetor: Dell’Orto SI 20/20
  • gears: 4
  • chassis: one-piece metal pressing
  • Tank Capacity: 7,7litres (2 US gallons)
  • mileage: 2,08l/100Km (113mpg)
  • tires: 2.75 x 9″
  • weight: 89 kg (178lbs)
  • max. speed: 97km/h (59mph)
  • VIN scheme: VLB1T 150001-368119

Vespa sprint mempunyai daya angkut tinggi yang diselaraskan dengan kecepatannya dan menjadi primadona prodk Vespa di era 1970an dengan harga terjangkau dibandingkan dengan seri-seri khusus lainnya pada masa itu.
Sampai saat ini, sudah puluhan varian Vespa yang didatangkan di Indonesia.  Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia.  Namun, maraknya ekspor Vespa (terutama Vespa tua yang telah dianggap antik) sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.

Secara spesifik diantara kedua vespa tersebut yang lebih boros vespa sprint 150 dan vespa sprint 150 veloce dengan spek mesin yang sama adalah vespa sprint 150 veloce dikarenakan vespa sprint veloce menggunakan carburator 20.20 sedangkan vespa sprint sebelumnya menggunakan carburator 16.10 yang otomatis semprotan bahan bakar lebih boros yg 20.20 yaitu sprint veloce ,namun kelebihan sprint veloce itu memakai kruk as besar sehingga jarang trouble pada mesin berbeda dengan sprint sebelumnya yang menggunakan kruk as kecil ,dan Rasio kompresi juga ditingkatkan dari Vespa Sprint yang 7.5:1 menjadi  7. 7 : 1 pada Vespa Sprint Veloce.

berikut adalah grafik hubungan antara torsi dan rpm

Hasil gambar untuk grafik hubungan antara torsi dengan rpm

untuk kriteria velonce memang tuh motor lebih boros dibandingkan sprint biasa, hal ini dikarenakan , juga selain nozzel karbu yg lbh besar, pada velonce, terdapat juga tambahan barrel pada transfer portnya (jalur masuk udara dan bensin alias pipa bensin), itula sebabnya kruknya lebih besar, sehingga pemakaian bensinya lebih banyak (soalnya klo kruknya kecil, bahaya utk mesin 2 tak, biasa berakibat pemampatan udara dan panas yng ada didalam mesin berkurang (ingat krikeria mesin 2 tak itu adalah panas, supaya bahan bakar mudah utk dibakar), sehingga mesin bisa ngepos alias gak ada tarikannya), makanya itulah kelemahan dari mesin2 tak, selain boros, panasnya luar biasa. namun untuk vespa top markotop dah untik coolingnya

Hasil gambar untuk mesin vespa sprint

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2016 in life